Selasa, 24 Maret 2009
di
12.44
|
 Bahagianya, ini hal yang cukup menyenangkan untuk cewek seusiaku, ya nggak????
Ehem, jadi begini... waktu di Bali - benar-benar tak disangka - dia berikan cincin itu padaku!!! ^-^
Senengnya!
Meski, jujur aja, tempat ngasihnya benar-benar nggak cocok n suasananya juga nggak agak nggak nyenengin gitu. Tapi, whatever lah yang penting dia ngasih cincin itu ke aku!
Tapi, nggak mutunya masa dia ngasih cincin ke tiga cewek sekaligus di waktu dan tempat yang bersamaan!!!????
Parah!!!!
Hehee... tapi, thanks ya, Ben buat cincin ini. Meskipun aku tahu cincin milikmu telah patah. Please save it for both of us.
Arigatou gozaimashita!
P.S : Ingin tahu siapa itu Beni??? Hehee..., it's big secret.
Diposting oleh
Rizu Ryuga
Minggu, 01 Februari 2009
di
11.39
|
Ini sebuah nasehat dari temanku. Mungkin kalian agak gimana gitu sama anak yang suka ma artis-artis Korea n Jepang. Mungkin kalian berpikir, "Idih, ngapain sih mikirin sesuatu yang jauh banget dari kita n gag mungkin banget buat kita raih?!" Jangan salah! Dengan mengenal mereka aku bisa membuka mata. Dengan mengenal mereka aku terhibur meski tak ada "orang istimewa" di sampingku. Tapi bukan kah itu lebih baik? Kadang memikirkan orang yang dekat dengan kita (orang istimewa itu) jauh lebih menyakitkan dari pada bermimpi bisa ke Jepang n ketemu papi Hyde n nyulik anaknya. Tapi ketika kita sadar bahwa orang yang kukagumi (Hyde, Hee Chul) itu benar-benar jauh dan hanya mimpi, aku berpikir, "Biarlah mereka jauh, tapi mereka merupakan bagian dari semangat yang mengisi hari-hariku. Bukan rasa ingin untuk memiliki, bukan rasa ingin bertemu, tapi hanya sekedar rasa kagum yang tak menyakitkan. Toh bisa saja berganti-ganti dan tak ada yang boleh protes!" Dan percayalah, Allah Swt. telah menyiapkan yang terbaik untukku. Dia telah menunggu di sebuah masa. Dan sekarang tugasku hanyalah menikmati hidup, menghiasinya dengan hal-hal berguna dan senyuman untuk menyongsong hari esok. Ganbatte kudasai!
Diposting oleh
Rizu Ryuga

Pertama aku melihat dirinya... "Dasar narsis!! Sok Jaim lo!!" Tapi... Gyaaaa~~~~ Dia telah membuat duniaku terisi wajahnya!! Ya Ampuuun!!! Astaghfirullah!!! Sampe semua orang jadi Hee Chul di mataku!!! Payah... Hhah, ga nyangka aku telah sejauh ini selingkuh dari Hyde Honey!!! Dan herannya, kenapa sih semuanya gag ada yang bener???!!! Mau Hyde kek, Changmin kek, Hee Chul (apalagi yg ini!!) gag bener semua!!! Hyde : Jaim, imut, nyebai, caem, ada tato di punggung, suaranya lembut deh (ngiler), ngrokok, cantik euy!, terobsesi jadi vampir (haduuu)! Changmin : Pendiem, pinter, suaranya kalah ma papi Hyde, tapi jauh lebih muda (1988), beda ma orang Korea yang sipit n putih banget (agak nggak nguatin buatku)!! Tapi....suka S-E-P-E-P!!!! Huwaaaa~ Hee Chul : Sok jaim bangetz!, cakep, cantik, suaranya meski kalah ma papi Hyde, tapi yah lumayan, rame juga tu anaknya (apalagi klo dah ma Kang In dan Eun Hyuk, wuiiih, cukup gila). Tapi... dia suka bercumbu dg Siwon!!! Please deh, aku jadi nggak suka ma Siwaon!! Seperti Gackt yg mencoba merebut Hyde dari tanganku!!! Gyaaaa~~~
Diposting oleh
Rizu Ryuga
Minggu, 04 Januari 2009
di
15.42
|
My Feel Those Days
I can’t say any words, Sink into silence And saw him as long as I can Feel quiet in my heart I say without any senses Foolish divert!
(September 2007)
For My Half Blood Angels I’m so regret When the time was up I said no words I painted no colours On top of that, I didn’t embrace you in our sadness My glass granules are inundate I wish you’ll never change I wish you’ll never hurt me I wish this feeling will be eternity Till we reach out our each end Though I want repeat these memories I’m happier if I see that in a glass of memory Though not more than thanks, This is true From the deeper of my deepest heart You all, That ever paint a couplet of my life poem.
8 September 2007
Yang Kuingin Kau Tahu Aku suka semua itu, namun Tak sehingga itu aku memilikinya Tak setinggi itu kudapatkannya Aku hanya sebatang pohon Melambai dalam sejuknya angin Meski kadang merindukannya, namun Cukup kumenikmati sepenuh hati. 9 September 2007
Diposting oleh
Rizu Ryuga
Lebih baik (klo pa yg q rasa bnr…) kau membenciku Aku tak sejahat itu! Tapi juga tak sebaik malaikat… Kumohon, Jangan sampai setan itu merasuki hatimu Merusak jiwamu Mengacaukan pikirmu Menghancurkan mimpi-mimpimu! Mengertilah… Ini untukmu. (Rizu)
Diposting oleh
Rizu Ryuga
Sabtu, 28 Juni 2008
di
20.40
|
Kadang aku merasa mataku ini tertutup, atau jangan-jangan aku yang menutup mata? Lalu, sedihnya aku jika ternyata aku tak mau merasakan segarnya udara yang telah diberikan padaku. Ah, mengapa manusia suka memandang ke atas? Bukan untuk melihat ke depan, tapi hanya untuk merasa iri.
Aku benci pada orang sombong, tapi lebih benci pada orang yang tak jujur dan sangat merendah. Mereka itu sepert air sungai dataran rendah, tenang namun menghanyutkan.
Mengapa ketika seseorang berbuat kasar, rasanya darahku naik ke otak dan aku ingin melampiaskan kemarahan lewat pukulan? Aku tahu itu percuma. Aku harus bisa menahan diri. Itu penting. Bukan kah selama ini bisa? Bukan kah menahan air mata itu sering kulakukan?
Menahan air mata ya? Huff, ingin sekali rasanya menumpahkan kekesalan, kepedihan, kegalauan hati pada seseorang. Hanya sekedar bercerita saja, karena selama ini aku memendamnya. Tapi aku takut, takut jika aku bercerita pada seseorang aku hanya akan diceramahi, dilecehkan karena kesalahanku, meski itu semua membangun. Yah, seperti seorang murid yang takut bertanya karena hanya akan diminta maju ke depan oleh gurunya.
Aku hanya ingin didengarkan. Aku hanya ingin dibelai, dipeluk ketika air mataku tiba-tiba tumpah. Aku hanya ingin ia tersenyum memberiku semangat. Paling tidak itu lah yang kuinginkan. Dare ka?
Just smile Never make your self being hurt Never look up with jealous eyes Just be stronger than ever Isn’t the heart wich often be hurted will be okay when it gets a little scratching?
May 29, 2008 Rizu R.
Diposting oleh
Rizu Ryuga
Ehm,,
Akhir-akhir ini banyak sekali yang terjadi. Dari sekedar saling tatap saja, ia yang pergi ketika melihatku (huff, parah sangat!), lalu masih terlalu banyak untuk disebutkan satu-satu. Tentunya bukan hanya tentangnya saja yang membuatku begitu tertarik akan hidup ini (lagi), tapi banyak sekali hal yang lebih patut untuk diceritakan.
Ujian semester genap untuk penentuan jurusan. Berkali-kali aku ditanyai “Beneran mau ke IS?”, bahkan oleh diriku sendiri. Well, aku nggak tahu apa yang bakal terjadi kelak, tapi paling tidak pilihan ini adalah yang kurasa baik untukku. Meski keputusan ini tidak secara objektif dan aku terlalu “memaksa”, tapi aku juga nggak tahu apakah pilihan yang lain baik untukku atau tidak.
Boleh aku bertanya? Apakah sesuatu yang orang bilang itu paling baik akan selalu baik untuk seseorang? Bukankah satu orang dengan yang lain itu berbeda? Dan jalan pikiran ini yang membujukku untuk memilih apa yang di depanku kini.
Sedikit goncangan di tengah jalan. Aku sama sekali nggak kenal orang itu, tapi ada sesuatu darinya (materi) yang mengingatkanku akan “orang itu”. Aku jadi ingat pula nasihat-nasihat yang pernah kudengar dari sahabat-sahabatku, “Dia bukan orang yang jelas, kenapa nggak milih yang ada di depan mata aja?”. Aku tahu, lalu mata hatiku terbuka (mungkin). Aku rasa apa yang aku rasakan selama ini benar adanya jika hanya emosi sesaat. Mungkin pula hanya sekedar rasa terpaksa. Ouf, benar-benar deh! Lalu, kuputuskan saja, “Cukup sampai di sini.” Yah, begitulah.
Ehm, yah, ada juga kejadian yang mengharukan. Ini antara persahabatan dan rasa saling percaya. Oups, maaf aku nggak bisa cerita tentang ini. Yang penting kejadian ini menyampaikan padaku tentang rasa percaya yang harus kita tanamkan pada diri kita dan orang lain. Kita nggak boleh sembarangan berburuk sangka pada orang lain (suudzon). Lalu ketika ada rasa curiga datang menghampiri sisi hati nurani kita cobalah untuk meng-klarifikasikan hal itu. Kita nggak boleh asal vonis seenak jidat sendiri, karena nggak semua dari kita tahu apa yang dirasa dan dipikirkan orang lain. Jadi, ada baiknya jika kita cari tahu kebenaran dari prasangka kita. Ehm, begitulah!
Lalu,,
Pernah melihat mawar yang cantik? Pernah terpikirkan nggak kalau bunga yang indah itu ternyata sering disakiti? Inilah yang dimaksud dari “melihat lebih dalam dari yang terdalam” (Kakashi said). Sesuatu yang kita kira hanya sampah belaka ternyata punya kekuatan besar untuk menghancurkan dunia ini, ya kan? Itu seperti sampah plastik. Lalu, sesuatu yang kita kira begitu menyenangkan dan bahagia ternyata ia begitu nelangsa dan sangat menginginkan kebebasan. Seperti putri yang dipingit di balik tirai baja kekaisaran.
Kalau putri cantik itu mawar Siapa pun ingin jadi tangkai dan lebah Kalau putri cantik itu tiang Siapa pun ingin jadi pasaknya Lalu, Kalau aku yang hanya manusia biasa Siapa yang akan terpilih untukku? Bolehkah ini terlintas dalam benakku? Apakah hanya yang terindah yang akan dilihat orang? Lalu,, Bagaimana dengan lautan padi yang menguning? Bisa kah aku melihat lebih dalam dari yang terdalam?
Inspiration today : Just like the night sky, I love black and white in the heavenly harmony roof.
Wednesday, June 18, 2008 Rizu Ryuga.
Diposting oleh
Rizu Ryuga
|
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates
|